Monexnews - Apresiasi Dollar AS berlanjut pada hari Rabu seiring kenaikan tipis data inflasi membantu mendorong yield Treasury. CPI AS bulan September dilaporkan naik 0,1%, yang mematahkan ekspektasi tanpa perubahan.
Sementara kekhawatiran baru tentang perbankan Eropa turut menghantarkan Greenback ke level tertinggi sepekan versus Euro. Kantor berita Spanyol EFE memberitakan jika 11 bank zona Euro kemungkinan tidak akan lulus stress test, yang hasilnya secara resmi baru akan diumumkan ECB pada akhir pekan nanti.
"Pergerakan Dollar AS sebagian besar masih didominasi oleh yield AS. Pada pekan lalu kita telah melihat yield AS merosot tajam akibat kekhawatiran atas perlambatan pemulihan dan tekanan disinflasi," kata Vassili Serebriakov, analis mata uang BNP Paribas di New York. "Tidak ada kejutan besar dalam data CPI, mskipun fakta bahwa angka mengalami sedikit perbaikan telah membantu mendorong ekspektasi pasar mendekati proyeksi Fed. Bagaimanapun, gap masih cukup besar." (vid)
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.