Monexnews -
Peritel fast food McDonald melaporkan laju earnings yang lebih buruk dibanding perkiraan dengan penurunan 30% laba di Q3 seiring kesulitan perusahaan restoran tersebut meningkatkan laju penjualan di AS dan China.
Beberapa factor penyebab penurunan tingkat laba antara lain kenaikan rate pajak efektif, event yang di Asia dan Eropa yang terimbas skandal penjualan daging yang kadaluarsa, di saat bersamaan kinerja penjualan di AS masih dibawah performa.
Secara keseluruhan tingkat laba McDonals turun ke $1.07 milyar, atau setara $1.09 per lembar saham dibandingkan tahun sebelum $1.52 milyar atau $1.52 per lembar saham. Sementara tingkat revenue anjlok 5% ke level $6.99 milyar, dibawah perkiraan analis $7.18 milyar.
Alhasil saham CFD McDonalds melemah -2% di perdagangan pre-market, dan secara keseluruhan telah anjlok -3.2% di tahun ini meski CEO McDonald telah menjanjikan perubahan yang signifikan pada perusahaan tersebut.
(Sap)
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.