Monexnews -
Indeks Sydney Australia nampak tertekan di zona merah karena terpengaruh oleh aksi jual di pasar regional Asia, termasuk pasar Shanghai - China yang terkoreksi akibat anjloknya sektor perminyakan.
Hingga sesi siang di perdagangan hari Kamis (23/10), indeks ASX-200 Sydney tercatat melemah (-0.07%) atau (-3.97) poin pada kisaran 5381.90.
Di lantai bursa Sydney nampak saham-saham pertambangan dan energi mencatat penurunan signifikan terutama akibat imbas dari merosotnya harga minyak dunia yang kini telah mencapai kisaran $80/barrel.
Setidaknya saham Oil Search Ltd. tercatat anjlok 1.1%, Kingsgate Consolidated Ltd. (-3.2%), Perseus Mining Ltd. (-3.6%) dan Oz Minerals Ltd. (-1%) termasuk saham Sandfire Resources (-1.2%).
Selain itu saham-saham penambang bijih besi juga ikut terkoreksi seperti saham Fortescue Metals Group Ltd. (-3%) dan saham BC Iron Ltd. (-2.1%). Sementara indeks utama Sydney ASX-200 tercatat melemah (-0.17%) dan tergerus sebanyak (-9.17) poin pada kisaran 5376.70.
(dar)
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.