Monexnews - Bursa saham AS turun pada hari Rabu di tengah berlanjutnya kekhawatiran tentang permintaan global yang melemah, namun berhasil di tutup di atas level terendah sesi yang sempat mendorong S&P 500 dan Nasdaq masuk ke wilayah negatif untuk tahun ini.
Saham-saham perusahaan energi dan bermodal kecil, yang telah menjadi berkinerja terlemah di pasar, berikan beberapa dukungan pada akhir sesi perdagangan, dengan indeks Russell 2000 berakhir naik 1% dan indeks S&P energy naik 0.4%.
Menambahkan kekhawatiran pada hari ini, bahwa seorang perawat kedua di Texas positif terkena virus Ebola setelah di uji medis, sepekan setelah Thomas Eric Duncan, pasien pertama yang di diagnosa terkena Ebola di Amerika Serikat, meninggal.
Kerugian pada hari Rabu berikan ancaman untuk menghapus penguatan di tahun 2014 untuk S&P 500 dan Nasdaq, dengan S&P 500 turun lebih dari 3% pada saat berada di level rendah. Indeks Dow Industrial turun lebih lanjut ke zona merah untuk tahun ini, turun untuk sesi kelima beruntun.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 173.45 poin, atau 1.06%, menjadi 16,141,74, indeks S&P 500 melemah 15.21 poin, atau 0.81%, menjadi 1,862.49 dan Nasdaq Composite melemah 11.85 poin, atau 0.28%, menjadi 4,215.32.
Aktivitas options melonjak bersaman dengan penurunan di pasar. Total volume options pada penutupan hari Rabu sebanyak 33 juta kontrak, ini adalah hari tersibuk sejak 8 Agustus 2011, berdasarkan laporan Trade Alert.
(fsyl)
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.