Semarang - Sebagian wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta mengalami listrik padam karena dua trafo di gardu induk Ungaran Kabupaten Semarang tersambar petir. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo prihatin dengan peristiwa itu karena bertepatan dengan banyaknya pesta rakyat Jokowi-JK yang dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden.
Hal itu diungkapkan Ganjar saat memberi sambutan dalam Syukuran Rakyat di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang. Ia mengatakan banyak protes yang dilemparkan padanya lewat sosial media soal listrik yang padam sejak pukul 17.55 WIB, Senin (20/10/2014).
"Saya sedih, banyak protes soal listrik mati. Saya sudah kontak PLN. Ada (trafo) yang tersambar petir. Kasihan, banyak yang tidak bisa melihat pesta rakyat (yang disiarkan di televisi)," kata Ganjat di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang.
Diketahui IBT trafo I dan II di GI Ungaran tersambar petir ketika hujan deras melanda Kabupaten Semarang. Daya sebesar 1.000 megawatt pun hilang sehingga listrik di sejumlah wilayah di Jateng dan DIY padam serentak.
Deputi Manager Humas PT PLN Distribusi Jateng-DIY, Supriyono menyampaikan permohonan maaf dan pihaknya berusaha memperbaiki agar pasokan listrik ke Jateng-DIY kembali normal.
"Kita coba masukkan tegangan. Pukul 22.00 nanti diperkirakan sudah normal semua," kata Supriyono.
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV(alg/ndr)