Setya Novanto di ruang wartawan DPR Jakarta - Presiden Jokowi mengakui susunan kabinetnya sedikit mengalami perubahan karena adanya rekomendasi dari KPK. Kabarnya ada sejumlah nama yang direkomendasikan untuk dicoret oleh lembaga antikorupsi itu. Ketua DPR Setya Novanto mendukung agar rekomendasi itu dipertimbangkan dengan serius oleh Jokowi.
"Apa pun yang direkomendasi sudah dievaluasi dan dipikirkan mendapat evaluasi matang. Tentu kita dukung apa yang diputuskan KPK," ujar Novanto di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014).
Dia mengapresiasi peran KPK yang membantu Presiden Jokowi untuk menentukan menteri di kabinetnya. Politikus Golkar ini juga berharap Jokowi cepat mengumumkan kabinetnya.
"Kita menunggu Jokowi untuk mengumumkan kabinetnya agar DPR bisa cepat rampungkan pembagian mitra komisi," imbuh Novanto.
Sementara itu, sebelumnya DPR baru merampungkan rapat yang membahas pembagian jumlah anggota komisi dari masing-masing fraksi. Mengenai pembagian mitra belum dibahas karena menantikan susunan kabinet.
Nama-nama sejumlah kandidat menteri yang telah beredar, yaitu:
- Sri Mulyani
- Eva Sundari
- Anies Baswedan
- Muhaimin Iskandar
- Komjen Pol Budi Gunawan
- Hamid Awaluddin
- Irjen Pol Syafrudin
- Tjahjo Kumolo
- Pramono Anung
- Puan Maharani
- Yunus Husein
- Hasto Krisyanto
- Mas Achmad Santosa
- Darmin Nasution
- RJ Lino
- Dr. Anwar
- Ignasius Jonan
- Luhut Panjaitan
- Yuddy Chrisnandi
- Marwan Jafar
- Rusdi Kirana
- Jimly Asshiddiqie
- Pratikno
- Ferry Mursyidan Baldan
- Jhonny Darmawan
- Sudhamek
- Siti Nurbaya
- Wiranto
- M Yusuf
Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB(bpn/trq)