Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan berpendapat sebaiknya pesta rakyat yang akan mengarak presiden terpilih Joko Widodo pasca pelantikan ditunda pada hari lain. Hal ini menurutnya untuk menjaga ketertiban di hari pelantikan presiden dan wakil presiden yang juga menjadi peristiwa bersejarah.
"Menurut pendapat saya kalau ada pesta arak-arakan, apa tidak mungkin di lain hari? Iya kan. Kalau terpaksa hari itu juga ya kita minta dengan tertib. Peristiwa bersejarah bagi kita pertama kali yang dilantik. Ini akan jadi tonggak demokrasi," kata Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/10/2014).
Dia menegaskan pelantikan presiden serta wakil presiden terpilih harus berjalan khidmat dan bersejarah. Apalagi, soal acara pelantikan juga sudah dikonsultasikan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, semalam. Namun, kalau memang terpaksa dilakukan pasca pelantikan, dia mengimbau agar berjalan tertib.
"Kalau terpaksa hari itu juga ya kita minta dengan tertib. Peristiwa bersejarah bagi kita ini. Jadi, menyambut presiden terpilih nanti ada karpet merah untuk menyambutnya," sebut politisi senior PAN itu.
Seperti diketahui, pasca pelantikan, Senin (20/10/2014), relawan Jokowi bakal menggelar acara Kirab Budaya. Rencananya acara ini digelar di Monas, Jakarta Pusat. Namun, kabar terakhir mantan wali kota Solo itu bakal diarak dari Bundaran HI menuju Istana Negara.
Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB(hat/trq)