Jakarta - Waketum PPP Hasrul Azwar menyebut Koalisi Merah Putih (KMP) sadis karena partainya tak mendapat jatah posisi pimpinan baik di DPR maupun MPR. Waketum Gerindra Fadli Zon mengatakan hal tersebut belum tentu terjadi.
"Belum tentu, belum tentu. Siapa bilang?" kata Fadli di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/10/2014).
Fadli menjelaskan masalah tersebut sudah selesai 2 hari lalu dan sudah ada pembicaraan serta keputusan. Namun Fadli tidak mengatakan secara detail apa keputusan tersebut.
"Kesepakatan sampai sekarang menjadi pimpinan Partai Demokrat, ya kawan-kawan KMP lah. Kalau menurut Undang-undang yang lalu Gerindra harusnya ada, tapi demi kebersamaan, kita ini bukan bicara jabatan-jabatan, kita tidak terlalu mementingkan jabatan," kata Fadli.
"Ini bukan masalah mengakomodir, kalau perlu kita ingin semuanya jadi pemimpin," ucapnya dengan bercanda.
Setelah tidak dapat kursi pimpinan DPR, PPP terancam kembali 'ditinggalkan' Koalisi Merah Putih (KMP) di paket pimpinan MPR. Hasrul Azwar tidak terima dan menganggap itu sebagai hal yang sadis.
"Kalau satu tidak diterima, keterlaluan. Masa dari sembilan kursi (5 kursi pimpinan DPR dan 4 kursi pimpinan MPR), masa PPP tidak dapat. Kalau itu terjadi, sadis!" kata Hasrul.
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV(dha/mok)