-->

news.detik: RI Masih Dihantui Kawasan Kumuh, Mampukah Jokowi-JK Membenahi?

news.detik
Detik.com sindikasi 
The Next Generation in Online Meetings

GoTo Webinar is a new, affordable, do-it-yourself Web event service that doesn't require a consultant. Get $10 off after your complimentary trial.
From our sponsors
RI Masih Dihantui Kawasan Kumuh, Mampukah Jokowi-JK Membenahi?
Oct 19th 2014, 17:30, by Zulfi Suhendra

Jakarta - Indonesia kini masih dihantui oleh kawasan kumuh. Masyarakat yang tinggal di kawasan itupun jumlahnya masih jutaan. Menjadi pekerjaan rumah pemerintah Jokowi-JK untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di sana dan membereskan kawasan kumuh tersebut.

Dari data Kementerian Pekerjaan Umum, hingga Agustus 2014 lalu, kawasan kumuh di Indonesia ada 3.201 kawasan. Ada 34,4 juta masyarakat yang tinggal di kawasan itu.

Bukanlah hal mudah bagi Jokowi-JK untuk menangani hal itu. Apalagi, anggaran yang dibutuhkan pun tak sedikit.

Belum lama ini, Menteri Pekerjaan Umum di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Djoko Kirmanto menyebutkan, anggaran yang dibuttuhkan agar Indonesia terbebas dari kawasan kumuh mencapai Rp 200 triliun hingga 2019.

"Sampai 2019, kita butuh Rp 200 triliunan selama 5 tahun. Jadi tidak mungkin anggaran itu hanya disediakan oleh Kementerian PU," kata Djoko awal Oktober lalu.

Pemerintahan Jokowi-JK harus pandai mengatur anggaran dan koordinasi antar lembaga, karena menurut Djoko Rp 200 triliun tersebut tak akan sanggup jika dibebankan kepada satu kementerian saja.

"Bayangkan Rp 200 triliun selama 5 tahun, berarti setahun Rp 40 triliun. Satu kementerian hanya dianggarkan Rp 40 triliun, hanya untuk menangani kawasan kumuh," paparnya.

Tak harus kementerian dan lembaga terkait yang menyelesaikan persoalan ini. Pemerintah nanti pun bisa bekerjasama dengan swasta atau BUMN. Bentuknya bisa corporate social responsibility (CSR) atau bentuk kerjasama lainnya.

"Untuk menghilangkan kawasan kumuh di Indonesia itu butuh uang triliunan rupiah. Tetapi kalau dikerjakan pemerintah, swasta, masyarakat, dan CSR, pada 2019 diharapkan sudah tidak ada. Jadi seluruh stakeholders kita tarik untuk menyelesaikan masalah kumuh," tuturnya.

Bisakah Jokowi-JK ubah kawasan kumuh jadi layak huni?


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(zul/fdn)


Foto Video Terkait

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
jokowijk.jpg (image/jpg, 0 MB)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
LihatTutupKomentar