Jakarta - Demo-demo Front Pembela Islam (FPI) beberapa waktu terakhir ini untuk menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur dinilai polisi sangat beraroma politik. Bahkan, demo yang terakhir, yang berakibat bentrok pun ditengarai karena ada motor politik.
"Sangat kental ya (ada kaitannya dengan politik), dalam kondisi yang berkembang dengan pemda DKI. Namun itu urusannya berbeda, yang saat ini kita tangani adalah urusan adanya tindakan pidana. Kalau yang masalah politik itu semua sudah tahu apa yang terjadi di sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (4/10/2014).
Rikwanto menyebut masalah politik di balik demo FPI tak masuk dalam ranah penyidikan mereka. Tetapi, karena aksi tersebut sudah berubah jadi anarkis, maka pihaknya akan menelusuri dalang dan penyandang dana yang mengakibatkan perbuatan pidana itu.
Polisi mengaku sudah mengantongi beberapa nomor yang diduga jadi penyebar broadcast untuk menggerakkan massa dari luar DKI untuk mendemo Ahok.
"Kita sedang dalami, ada beberpaa nomor yang sedang kita dalami. Nanti akan kita lihat kalau memang mereka ada keterlibatan," tambah Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto.
Selain mendalami nomor penyebar broadcast, pihaknya juga menelusuri dari kendaraan yang digunakan pelaku yang menggunakan plat F dan D. "Kalau memang bisa kita temukan ada indikasi bahwa itu dibiayain orang tertentu dan kita sudah dapatkan datanya, siapapun yang terlibat pasti akan kita lakukan tindakan tegas," pungkasnya.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan 22 orang tersangka dalam demo ricuh FPI tersebut. Tetapi, dari jumlah itu, sebanyak 15 ternyata bukan warga Jakarta tapi datang dari Bandung, Bekasi, Bogor bahkan Tasikmalaya.
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV(ros/spt)
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.